TEKNOLOGI - SAINS
Jum'at, 27 Juli 2012 , 19:31:00
CALIFORNIA -
Para ilmuwan dari Institut Teknologi Massachusetts (MIT) dan University
of California di Santa Cruz berhasil mendeteksi sebuah sistem tata
surya paralel seperti layaknya tata surya kita sendiri. Sistem
keplanetan yang berjarak sekitar 10.000 tahun cahaya dari Bumi ini
memiliki planet yang sangat banyak yang orbitnya selaras dan dekat
dengan bintang induknya.
Temuan tersebut adalah hasil pemeriksaan para astronom melalu teleskop
ruang angkasa NASA Kepler. Dalam tata surya yang baru ditemukan itu
terdapat bintang besar terang yang disebut Kepler-30, yang beroperasi
seperti matahari.
"Dalam tata surya kita, lintasan planet-planet sejajar dengan rotasi
matahari," kata Roberto Sanchis-Ojeda, seorang mahasiswa pascasarjana
fisika di MIT yang memimpin tim peneliti seperti dikutip CBC News, Kamis
(26/7).
Para peneliti percaya bahwa Kepler-30 adalah bintang yang sangat muda
dan berputar sekali setiap 16 hari atau lebih. Ada tiga planet yang
mengorbitnya, yaitu setiap 29 hari, 60 hari dan ketiga 143 hari.
Sebelum penemuan ini, para ilmuwan terjebak dengan menganalisis sistem
tata surya yang memiliki ketidakteraturan orbit, dengan planet yang
dijuluki "Hot Jupiter" yang mengorbit dekat dengan bintang induknya.
Penemuan ini pun dipublikasikan di jurnal Nature.
"Fakta bahwa planet-planet melakukan rotasi atas matahari dengan berbaris, itu mungkin bukan kebetulan aneh," tambahnya. (Esy/jpnn)
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar